Profile Kami

COMPANY PROFILE FIRMA HUKUM ABP

ABPNews diterbitkan oleh Firma Hukum ABP, berbadan hukum dengan Akta Notaris Nomor: 01, dibuat dihadapan Notaris Prisly M.E Lerrick, SH, M.Kn di Kupang, disahkan oleh Kementrian Hukum dan HAM RI Nomor: AHU-0000466-AH.01.18 Tahun 2019 tanggal 19 September 2019.

 Kehadiran FIRMA HUKUM ABP adalah sebagai lembaga pemberi jasa bantuan hukum (The Firm Legal Services),  melakukan pendidikan, pelatihan dan bimbingan hukum dan profesi, melayani konsultasi hukum dan pendampingan (Corporate Legal Consultants) dalam hal pendirian perusahaan, pengurusan surat-surat, perijinan dll.

Dalam hal pendirian perusahaan, sebagai konsultan hukum kami akan memdampingi klien sejak rencana pendirian, kerjasama dengan pihak lain, pengurusan di notaris, pengurusan perizinan, dan lain sebagainya, sampai perusahaan tersebut berdiri dan beroperasi.

 

1. Perusahaan Perorangan

Beberapa jenis perusahaan yang dapat berdiri dan beroperasi di Indonesia adalah Perusahaan Perorangan 

Perusahaan perseorangan merupakan salah satu bentuk perusahaan yang dilakukan oleh satu orang pengusaha dengan ciri-ciri diantaranya sebagai berikut: didirikan atas kehendak seseorang (pengusaha), dengan modal, keahlian tekhnologi dan manajemen yang dikelolah oleh satu orang sehingga resiko untung rugi menjadi tanggungan sendiri. Apabila tampak banyak orang diperusahaan itu maka mereka merupakan pembantu dari pengusaha tersebut. 

Adapun mengenai pendiriannya cendrung lebih mudah dan sederhana.

2. Firma (Fa) :

Menurut Pasal 16 KUH Dagang, firma (fa) adalah setiap persekutuan perdata yang didirikan untuk menjalankan perusahaan dengan nama bersama, kongsi, kerja sama.

Ciri-ciri firma diantaranya yaitu: menjalankan perusahaan yang merupakan syarat formal (Pasal 16 KUH Dagang) dengan nama bersama dengan pertanggungjawaban sekutu (Firmant) yang bersifat pribadi untuk keseluruhan, yang merupakan syarat material.

Maksudnya pertanggungjawaban sekutu firma tidak terbatas pada pemasukan yang dimasukkannya, tapi juga bertanggung jawab secara pribadi atas harta kekayaan milik pribadi terhadap persekutuan firmanya (Pasal 18 KUH Dagang), bukan merupakan persekutuan badan hukum karena tidak ada keharusan pengesahan akta pendirian oleh Mentari Hukum dan HAM dan tidak ada keharusan pemisahan harta kekayaan antara persekutuan dan pribadi sekutu-sekutu.

Pendiriannya biasanya memerlukan sebuah Akta Pendirian yang dibuat oleh Notaris, dan juga harus melengkapi perizinan – perizinan sesuai dengan bidang usaha firma yang bersangkutan.

3. Commanditaire Vennootschap (CV)

CV merupakan singkatan dari commanditaire vennootschap (Bahasa Belanda) yang dalam istilah Indonesia disebut dengan Persekutuan Komanditer.

Persekutuan Komanditer adalah sebuah persekutuan yang memiliki satu atau beberapa orang sekutu komanditer. Sekutu komanditer adalah sekutu yang hanya menyerahkan uang, barang, atau tenaga sebagai pemasukan kepada persekutuan (sebagai modal), namun dia tidak ikut campur dalam pengurusan atau penguasaan persekutuan, dan tanggungjawabnya terbatas sampai pada sejumlah uang yang dimasukkanya.

Artinya, sekutu komanditer tidak bertanggungjawab secara pribadi terhadap persekutuan, sebab hanya sekutu komplementerlah yang diserahi tugas untuk mengadakan hubungan hukum dengan pihak ketiga.

Untuk pendirian CV, diperlukan sebuah Akta Pendirian yang dibuat oleh Notaris, dan harus juga memenuhi segala perizinan sesuai dengan bidang usaha dari CV yang bersangkutan.

4. Perseroan Terbatas (PT) :

Perseroan Terbatas (PT) atau naamloze vennootschap (dalam bahasa belanda), serta company limited by shares (dalam bahasa inggris), menurut Pasal 1 ayat 1 UU No. 40 Tahun 2007 tentang Perseoran Terbatas adalah badan hukum yang merupakan persekutuan modal, didirikan berdasarkan perjanjian, melakukan kegiatan usaha dengan modal dasar yang seluruhnya terbagi dalam saham dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan dalam Undang-Undang ini serta peraturan pelaksanaanya.

5. Penanaman Modal Asing (PMA) :

Perusahaan PMA adalah perusahaan yang sebagian atau seluruh modal usahanya berasal dari orang asing / bukan warga negara Indonesia.

Kelebihan PT dari CV adalah :

 memungkinkan untuk pengumpulan modal besar dalam bentuk saham – saham;
–  memiliki status sebagai badan hukum;
–  tanggungjawab pemodal terbatas pada modal yang disetorkan;
–  pengalihan kepemilikan lebih mudah;
– jangka waktu tidak terbatas;
–  manajemen yang lebih kuat;
–   kelangsungan hidup perusahaan lebih terjamin;
Untuk pendirian badan hukum Perseoran Terbatas, memang lebih sulit dan lebih lama, karena status badan hukum baru didapat setelah Akta Pendirian dari PT tersebut disahkan oleh Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia.
Perusahaan