Isu Memeras Pengusaha 1 Milyar itu Berita Bohong (Hoax)

Tangerang, abpnews –-Tim investigasi media mendalami isu yang berkembang di kalangan insan pers khususnya di Tangerang Banten terkait EA memeras pengusaha 1 Milyar Rupiah atas temuan aktifitas bongkar muat di duga ball press illegal di Pergudangan Surya Balaraja Blok E.22.

Tim investigasi media mendapatkan alat bukti dari AA wartawan media online yang biasa mangkal di Polda Banten berupa rekaman pembicaraan melalui voice note isi rekaman suaranya sebagai berikut,”Makan sambil ngobrol udahlah bang 1 M selesaikan aja ” berdurasi 12 detik yang di ketahui suara dari oknum polisi berinisial JS salah satu perwira di Polsek Balaraja yang pada saat di TKP pada tanggal 16 November 2021 mengajak makan EA ke warung makan sambil menunggu anggota dari Direskrimus Polda Banten tiba ke TKP.

Hingga pukul 00.00 Wib tak juga kunjung datang anggota dari Ditreskrimsus Polda Banten dan bubar tanpa ada penanganan olah TKP dan tak ada police line.

Hingga pada tanggal 18 November 2021 ada puluhan oknum beacukai, oknum TNI dan Oknum Wartawan yang kedapatan merusak pintu gudang Blok. F. 10 dan sempat di tahan selama 3 hari dan ditangguhkan penahanannya oleh Ditreskrimum Polda Banten.

Karena Bid Humas Polda Banten sudah membuat pemberitaan yang menyatakan tak ada kriminalisasi kepada EA maka hal tersebut perlu di buktikan oleh Ditpaminal Polda Banten dan pemberitaan cenderung ada pengiringan opini seolah EA mempunyai motif memeras pengusaha.

“Kami bersama tim investigasi tak pernah bertemu dengan pengusaha pemilik barang di Pergudangan Surya Balaraja yang di kenal sebagai “Kolam Raja”, yang kami temui hanya koordinator gudang pensiunan Polri dan Pensiunan TNI serta seorang yang mengaku koordinator media di TKP.” tegas Lilik Adi Goenawan.S.Ag Dantim Investigasi Media yang juga sebagai Dewan Penasehat Media Independen Online-Indonesia.

” Silahkan Kabid Humas Polda Banten membuka fakta secara terang benderang supaya clear sesuai fakta di lapangan yang terjadi juga silahkan di buka nama Oknum Beacukai, Oknum TNI dan Oknum Wartawan yang membuat gaduh di Pergudangan Surya Balaraja Blok. F.10.” tegas Dewan Redaksi www.anekafakta.com.

” Kami merasa mendapatkan fitnah kejam atas kejadian tersebut dan terkesan malah wartawan memeras pengusaha?, jelaskan siapa nama pengusahanya dan dimana diperasnya?, ” imbuhnya.

“EA telah melaporkan kepada Divpropam Mabes Polri 2 Pamen Humas Polda Banten dan 1 Perwira Polsek Balaraja pada tanggal 9 Desember 2021 terkait fitnah dan kriminalisasi tersebut beserta bukti dan fakta yang di miliki dari hasil pulbaket.” paparnya.” jelasnya.

Goenawan menegaskan kabar yang tersebar di publik yang menyatakan EA memeras pengusaha 1 Milliar saya nyatakan berita bohong (Hoax), kami serahkan masalah tersebut pada pihak Divpropam Mabes Polri untuk menindaklanjutinya.

“Dan kami nyatakan tak pernah mendatangi pejabat kepolisian Polda Banten kecuali atas undangan dari pejabat terkait yang meminta penjelasan tentang kejadian baik di Blok F.10 maupun Blok.E.22 Pergudangan Surya Balaraja.”pungkasnya. (tim media/red)

Tags

Share this post:

Share on facebook
Share on twitter
Share on pinterest
Share on whatsapp

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.